Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 November 2012

Meningkatnya Daya Tarik Wanita di Atas 50 Tahun


Setelah sebelumnya tidak dilirik oleh para pembuat iklan, dan juga sering merasa diabaikan dalam kehidupan di beberapa negara Barat, para perempuan yang berusia di atas 50 tahun sekarang seperti menemukan "kehidupan" kedua. Mereka sekarang memiliki daya beli yang tinggi, dan juga merasa lebih muda dibandingkan generasi sebelumnya.
Sebuah survei baru-baru ini di Inggris mengatakan, para wanita baru merasa mereka sudah "separuh baya" kalau usianya 57 tahun, bukan lagi 40 tahunan seperti satu dua generasi lalu.
"Para perempuan yang berusia di atas 50 ini adalah generasi pertama yang bekerja mendapatkan uang hampir selama masa hidup mereka. Generasi sebelumnya tergantung pada suami. Sekarang mereka memiliki uang sendiri. Kemampuan membeli merupakan kuasa yang menentukan di masyarakat kita," demikian pendapat Jane Caro, direktur kreatif di Jara Consulting, dan pengajar bidang iklan di University of Western Sydney di Australia, seperti ditulis situs smh.com.au baru-baru ini.
Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya, di Amerika Serikat baru-baru ini, misalnya, diluncurkan beberapa iklan dengan target wanita tapi tanpa spesifik umur tertentu.
Perusahaan pakaian American Apparel juga meluncurkan iklan dengan menggunakan model yang baru pertama kali muncul, Jacky O'Shaughneesy (60). Perusahaan kosmetik MAC menampilkan model Carine Roitfield (58), mantan editor majalah Vogue Perancis. Pembawa acara televisi di Amerika Serikat Ellen DeGeneres (54), menjadi wajah iklan kosmetik Covergirl.
"Dulunya, para pemasang iklan ini takut dengan sesuatu yang berhubungan dengan proses penuaan, khususnya wanita lebih tua. Mereka berpikiran bahwa ketuaan berarti sebentar lagi mereka akan mati, sehingga pemasang iklan ini menggunakan orang-orang muda. Para wanita seperti saya melihat fenomena tersebut. Kami kemudian memutuskan membeli dari pesaing mereka." kata Jane Caro (52).
Jacqueline Mooney adalah editor majalah Prevention di Australia, majalah yang membahas problem kesehatan dan kebugaran para wanita. "Kami mengatakannya bukan krisis tengah baya, tetapi peluang tengah baya. Keadaan sudah berubah. Dulu pencapaian tonggak usia seperti 40, 50 tahun diterima dengan penuh kekhawatiran. Namun sekarang justru membuka peluang baru," kata Mooney.
Wendy Eade (55), dulunya adalah seorang ibu rumah tangga beranak enam, dan istri dari pelatih sepakbola gaya Australia Rodney Eade. Ketika dia mengalami menopause, dia tiba-tiba mendapatkan inspirasi untuk bisnis karena keadaan tersebut.
"Ketika menopause itu, setiap malam saya selalu bermandi keringat, dan harus ganti baju dua kali." kata Eade. "Di satu saat, suami saya membawa pulang sebuah kaos olahraga yang bisa kering dengan cepat yang disebut 'wicking. Jadi saya kemudian membuat bisnis daster wicking."
Di tahun 2009, Eaden Sleepwear diluncurkan dan sekarang daster ini tersedia di sekitar 100 toko di Australia, online, dan bahkan juga di Amerika Serikat.
Menjadi perawat
Denise Douglas (49), tinggal di Paddington, Sydney, adalah ibu tiga anak, yang kemudian bercerai dari suaminya beberapa tahun lalu. "Sejak saya berpisah, saya membeli rumah sendiri. Saya membuat keputusan sendiri. Saya kembali ke sekolah, untuk menjadi perawat." kata Douglas. Dia akan bekerja penuh waktu tahun depan, dan tidak merasa khawatir umurnya akan 50.
Jackie Maxted (51), asal Little Bay Sydney, adalah ibu dengan empat anak, dan menjalankan situs kecantikan bernama beautyheaven.com.au.  Sembilan tahun lalu, dia mulai berlatih yoga, dan sekarang menjalankan latihan empat kali seminggu. Dia merasa lebih sehat dan lebih muda, dan lebih semangat dalam hidup.
"Saya selalu memperhatikan seluruh aspek kehidupan saya. Saya sekarang merasa berada di usia di mana semuanya terasa seimbang. Saya kira penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa banyak wanita di atas 50 tahun yang sukses. Rasanya tidak adil melihat kelompok usia ini tidak banyak diperhatikan oleh media. Saya bangga bahwa Ellen menjadi model baru CoverGirl." kata Maxted.
Jane Caro dari Universitas Western Sydney menyimpulkan mengenai "bangkitnya" para wanita berusia di atas 50 tahun sekarang ini. "Wanita adalah satu-satunya mahluk di bumi yang masih hidup setelah masa reproduksi mereka selesai. Ini menunjukkan betapa kuatnya mereka. Sekarang ditambah lagi dengan kemampuan ekonomi, maka mereka tidak terhentikan."

sumber:  ADELAIDE, KOMPAS.com -

Selasa, 23 November 2010

Sejarah peraturan golf

Asal mula baik peraturan golf maupun permainannya sendiri tersembunyi dari kita oleh kabut waktu. Yang kita tahu, dipertengahan abad ke lima belas orang Skotlandia memainkan permainan serupa di Skotlandia. Kita juga tahu bahwa King James dari Skotlandia mengeluarkan dekrit pada tahun 1457 yang melarang dan menghentikan permainan sepak bola dan golf diseluruh negeri. King James jengkel karena serdadunya terlalu banyak membuang waktu memainkan kedua permainan ini dan kurang melatih keterampilan busur dan panahnya yang dibutuhkan untuk melawan para serdadu Inggeris. Cucunya, James ke IV meneruskan tradisi ini pada tahun 1491 yang mendekritkan: “Bahwa tidak ada tempat untuk permainan sepakbola atau golf atau yang sejenis yang tidak bermanfaat.”
Bagaimana pun, pada permulaan 1600 situasi mulai berubah, dan permainan golf mulai berkembang dengan pesat.
The Gentlemen Golfers of Leith
Pada musim semi 1744, grup kecil pemain yang menyebutkan diri mereka sebagai the ‘Gentlemen Golfers of Leith’ (belakangan dikenal sebagai “the Honorable Company of Edinburgh Golfers”) menyusun seperangkat Peraturan Golf pertama terdiri dari 13 artikel untuk mengakomodir kompetisi terbuka memperebutkan piala dari perak yang disumbangkan Hakim Agung kota Edinburgh. Sementara tahun berjalan, grup kecil ini mengalami kesulitan keuangan dan kadangkala tidak ada kegiatan sama sekali, sehingga permainan dan peraturan tidak berkembang sebagaimana diharapkan dan tugas mereka dengan agak terpaksa dialihkan ke  club St. Andrews.
The Royal and Ancient Golf Club of St. Andrews (R&A)
Kebanyakan klub pada masa itu memalingkan muka mereka ke klub St. Andrews untuk mengadopsi Peraturan Golf St. Andrews tanpa diubah. Bagaimana pun hal ini mengakibatkan masalah karena R&A memberlakukan Peraturan yang dikembangkan secara terus menerus dan juga ada yang disesuaikan untuk kondisi lokal lapangan setempat yang tentunya tidak sama seperti dihadapi klub lain. Akhirnya setelah desakan yang kuat dari klub-klub lain tahun 1890, the R&A menerima penugasan untuk menjadi otoritas tertinggi masalah Peraturan untuk semua klub golf di Skotlandia, tugas yang dipikul sampai sekarang untuk mayoritas negara di dunia (termasuk Indonesia), kecuali Meksiko dan Amerika Serikat.
The United States Golf Association (USGA)
Hampir bersamaan, sekitar tahun 1894, the United States Golf Association (USGA) terbentuk mengurusi dan bertanggung jawab untuk golf di Amerika Serikat dan Meksiko. Mereka juga mengadopsi peraturan the R&A, tetapi menambahkannya dengan banyak Peraturan yang disusun sendiri, yang selanjutnya mengakibatkan timbulnya banyak perbedaan aturan antara Eropah dan Amerika Serikat.
The R&A dan the USGA Bergabung
Hanya baru pada tahun 1951 Inggeris dan Amerika Serikat memutuskan untuk bekerja sama tentang masalah-masalah berkaitan dengan peraturan dan akhirnya pada tahun 1952 mereka berhasil menelorkan seperangkat Peraturan yang seragam. Tetapi bagi mereka yang mengira bahwa sistim seragam yang telah berhasil dibuat dikembangkan hanya satu kali saja dan akan berlaku seterusnya, salah besar. Hanya peraturan yang distandardisasi – Peraturan Setempat, Lampiran dan Decision diserahkan kepada keputusan asosiasi masing-masing. Untuk kurun waktu beberapa tahun, terjadi situasi bagi mereka yang bermain di bawah peraturan the R&A mempergunakan bola yang lebih kecil ketimbang para pegolf di Amerika Serikat dan Meksiko dan juga timbul perbedaan di bagian lain.
Peraturan Golf yang Disusun-ulang
Melalui revisi yang menyeluruh pada tahun 1984, peraturan akhirnya berhasil disamakan antara kedua Badan ini, memastikan hari ini, seluruh dunia golf bermain sesuai peraturan yang serupa dan seragam.
Setelah itu, peraturan direvisi setiap empat tahun sekali yang dilakukan para pakar dari kedua anggota Badan Peraturan Dunia  (the R&A dan the USGA), dan Decision on the Rules of Golf yang merupakan interpretasi dari buku Peraturan Golf direvisi setiap dua tahun sekali.
Kesimpulan
Mengapa kita (baca Indonesia) mengikatkan diri dan taat pada arahan dan keputusan akhir dari the R&A? Apakah ada semacam perjanjian tertulis? Tidak, semua negara yang bernaung di bawah salah satu (R&A atau the USGA) menyadari bahwa kita perlu satu Badan Peraturan Dunia dan seperangkat Peraturan Golf yang seragam (uniform) berlaku di dunia agar olahraga golf bisa teratur dan tertib. Bayangkan kalau setiap negara mempunyai Peraturan Golf masing-masing, atau Peraturan Golf dibedakan untuk pegolf profesional dan amatir seperti ada yang usulkan. Keseragaman Peraturan memungkinkan kita membandingkan hasil skor ronde yang kita buat dengan para profesional di bagian dunia manapun, tolok ukurnya jelas, memakai Peraturan yang sama! Oleh karenanya, semua negara menaruh respek dan menghormati kedua Badan Peraturan Dunia berkaitan dengan Peraturan Golf, tidak diperlukan sanksi dsbnya, semua negara akan mentaati ketentuan yang ditetapkan kedua Badan Peraturan Dunia, tanpa kecuali.

Selasa, 26 Oktober 2010

Midnight Shopping


Fenomena midnight shopping tampaknya semakin ngetrend di kalangan masyarakat.
Bagi shopaholic (penggila belanja), midnight shopping menjadi tempat untuk berbelanja barang-barang yang bermerk dengan discount besar2-an.
Tidak hanya wanita saja, kalangan pria, tua-muda,anak2 pun ikut serta menikmatinya.

Bagi para pekerja kantoran yang tidak bisa berbelanja siang hari, midnight shopping memberikan keuntungan tersendiri.

Mereka bisa berbelanja pada malam hari,dan tidak terburu-buru waktu karena takut outlet tsb akan tutup.
Banyak mall-mall yang menyelenggarakan midnight shopping seperti senayan city,mall taman anggrek, supermall lippo karawaci,mall artha gading,plaza Indonesia,dll.
Midnight shopping biasanya dimulai dari pukul 21.00 – selesai. Event ini disambut dengan antusias dari kalangan masyrakat. Discount yang diberikan bisa mencapai 80%, dan ini akan membuat mall-mall  diserbu dan dipadati oleh pengunjung yang antusias ingin berbelanja.

Banyak keuntungan berbelanja di midnight shopping. Discount besar-besaran, free parking, dan mereka juga memberikan hadiah-hadiah kepada customer dan event2 yang menarik. Jadi selain anda bisa berbelanja,anda bisa menikmati hiburan yang ada dan mendapatkan hadiah2 yang menarik.
Bila anda capai berbelanja dan lapar, jangan khawatir karena sejumlah restaurant dan café siap melayani anda.
Anda mungkin sering memimpikan ingin mempunyai barang2 yang bermerk dan berkualitas.
Nah inilah saatnya anda berburu barang-barang tersebut.
Let’s Go Shopping.

Minggu, 10 Oktober 2010

Kisah Eddy 'Menyulap' Saham AQUA ala Warren Buffet

Sumber : detikFinance



Eddy Rustanto mungkin bukan seorang investor kakap bermodal miliaran rupiah. Namanya boleh jadi tidak dikenal publik. Namun tidak mustahil jika dirinya akan
menjadi sosok impian setiap investor saham.

Jika Warren Buffet dikatakan pernah menyulap saham Coca-Cola seharga US$ 1 per saham menjadi US$ 1.000 per saham, mungkin kisah yang 'hampir' sama akan dialami
Eddy.

Pada tahun 1990, tepatnya pada tanggal 1 Maret 1990, PT Aqua Golden Mississippi
menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dengan mencatatkan saham sebanyak 6.000.000 saham. Harga pelaksanaan IPO perusahaan yang menyandang kode AQUA ini sebesar Rp 7.500 per saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham.

Eddy Rustanto, merupakan salah seorang investor yang berpartisipasi dalam IPO itu. Tak banyak yang ia beli, jumlahnya tidak sampai 1 lot. Sebagai catatan, untuk masa itu, investor dimungkinkan membeli saham berjumlah di bawah 500 lembar (1 lot) atau yang dikenal dengan istilah Odd Lot (lot ganjil).

"Waktu itu saya beli cuma 100 lembar saham pada harga IPO. Tujuannya ya investasi, iseng-iseng beli, siapa tahu bisa untung di kemudian hari," ujar Eddy kepada detikFinance, Senin (20/9/2010) malam.

Itu berarti, modal yang dikeluarkan Eddy untuk berpartisipasi dalam IPO AQUA hanya sebesar Rp 750.000. Pada tahun 1994, AQUA membagikan saham bonus dengan rasio 2:1 atau setiap pemegang 2 saham akan memperoleh 1 saham baru.

Pada tahun 1995, AQUA kembali menggelar aksi pembagian saham bonus dengan rasio 10:3 atau setiap pemegang 10 saham akan memperoleh 3 saham baru. Kemudian pada tahun 1997, AQUA membagikan dividen saham dengan rasio 8:1 atau setiap pemegang 8 saham akan memperoleh 1 saham baru.

Demikianlah sejak 1997 total saham AQUA dalam modal disetor dan ditempatkan
penuh sebanyak 13.162.473 saham, jumlah yang sama hingga hari ini.

Bersamaan dengan serangkaian aksi itulah, tanpa menambah modal apa pun jumlah saham Eddy kini berlipat 2,19 kali menjadi 219 lembar saham. "Jumlah saham saya saat ini segitu, 219 lembar," ujarnya.

Pada akhir 2001, AQUA menggalang rencana go private alias mengubah statusnya menjadi perusahaan tertutup. Untuk keperluan itu, AQUA menawarkan harga tender offer sebesar Rp 35.000 per saham. Sayangnya rencana itu tidak disetujui pemegang saham lantaran harga saham AQUA merambat naik hingga menyentuh level yang sama dengan harga tender.

Pada akhir Agustus 2001, harga AQUA masih di level Rp 15.000-an. Pada Desember 2001, harganya telah menyentuh level Rp 35.000 per saham.

"Waktu itu memang pemegang saham minoritas meminta harga lebih tinggi, karena harga tender sama dengan harga di pasar. Makanya waktu itu rencana go private akhirnya gagal karena tidak dapat restu pemegang saham," tutur Eddy.

Lama berselang, AQUA kembali menggelar rencana go private pada akhir 2005. Ketika itu harga AQUA di pasar reguler berkisar di level Rp 50.000 per saham, sedangkan harga tender yang ditawarkan AQUA sebesar Rp 100.000 per saham.

Pada RUPS 14 November 2005, jumlah investor independen yang hadir hanya 52,74%, jauh dibawah ketentuan Bapepam-LK minimal sebanyak 75%. RUPS ke 2 digelar pada 2 Desember 2005. Namun yang hadir hanya 39,27% saja. Dan pada RUPS ke 3, batasan kuorum tetap tidak dapat dipenuhi.

Oleh sebab itu, otomatis rencana go private ini kembali gagal. Pertanyaannya kemudian, mengapa investor-investor memutuskan tidak hadir?

Menurut Eddy, saat itu memang ada pihak-pihak yang membisikkan pemegang saham minoritas untuk menjegal go private AQUA dengan alasan harga tender yang ditawarkan terlalu murah.

"Saat itu saya termasuk yang setuju dengan rencana go private. Tetapi ada beberapa investor minoritas yang punya saham cukup banyak, mendesak manajemen menaikkan harga tender. Padahal saat itu, banyak sekali pemegang saham minoritas yang setuju dengan harga yang ditawarkan," ungkap Eddy.

Hal senada diungkapkan oleh Yuli, ibu dari Ardhian Indrayana yang diberi surat kuasa atas kepemilikan 6.163 lembar saham AQUA milik Ardhian.

"Memang sangat disayangkan kalau dari kemarin-kemarin gagal terus karena ada investor besar yang meminta harga terlalu tinggi. Padahal, kita yang hanya punya sedikit ingin menjualnya sejak lama. Masak karena yang besar-besar itu, kita yang kecil-kecil jadi rugi?" keluh Yuli.

Meski gagal pada tahun 2005, AQUA belum menyerah. Pada tahun 2010 ini, manajemen AQUA kembali mencanangkan skema go private. Harga yang ditawarkan pun naik drastis menjadi Rp 500.000 per saham.

Sebagai catatan, harga saham AQUA di pasar reguler sebesar Rp 244.800 per saham, sedangkan di pasar negosiasi (NG) dan pasar tunai (TN) sebesar Rp 350.000 per saham.

"Harga tender offer dari PT Tirta Investama sebagai pemegang saham kendali," ujar Direktur Utama AQUA, Parmaningsih Adinegoro.

Komposisi pemegang saham AQUA adalah PT Tirta Investama 12.419.090 saham (94,35%) dan publik 743.383 saham (5,65%). Dengan harga sebesar Rp 500 ribu per saham, maka total dana yang harus dirogoh Tirta Investama sebesar Rp 371,691 miliar.

Untuk keperluan ini, AQUA akan menggelar RUPS pada 22 September 2010 dalam rangka meminta persetujuan pemegang saham minoritas. RUPS kali ini sedikit berbeda. Manajemen AQUA telah mewanti-wanti kepada pemegang saham kalau penawaran kali ini merupakan kesempatan terakhir pemegang saham untuk menjual sahamnya di harga tinggi.

"Ini sudah merupakan penawaran terbaik. Kalau perseroan tetap jadi perusahaan publik, maka harga saham akan tergantung mekanisme pasar dan pemegang saham, terutama yang memegang saham odd lot (jumlah saham di bawah 500 lembar saham) dimana banyak pemegang saham perseroan yang seperti ini, akan kehilangan kesempatan untuk menjual pada harga seperti yang ditawarkan pada tender offer. Artinya kesempatan emas akan hilang," jelas Parmaningsih.

Parmaningsih mengakui, ancaman penolakan masih mungkin terjadi pada RUPS kali ini. Namun ia bersama manajemen AQUA memastikan kalau penawaran kali ini merupakan penawaran terakhir yang akan diberikan AQUA. Jika gagal, maka tidak akan ada lagi skema go private.

"Kalau tetap ada penolakan, maka tidak akan ada lagi aksi korporasi. Ini upaya terakhir dan maksimal yang bisa ditawarkan kepada pemegang saham," tegas Parmaningsih.

Meski demikian, Parmaningsih optimistis kalau pemegang saham minoritas akan menyetujui skema go private pada kesempatan kali ini. Sebab, banyak pemegang saham minoritas yang telah menyampaikan konfirmasi atas kesiapannya mendukung rencana tersebut.

"selama ini banyak pemegang saham yang sudah menghubungi perseroan menyatakan keinginan untuk menjual sahamnya," ujar Parmaningsih.

Yuli pun menyatakannya kesiapannya mendukung rencana ini. Ia mengaku tidak melihat alasan untuk menolak rencana ini.

"Buat apa repot-repot minta harga tinggi kalau ujung-ujungnya malah nggak dapat apa-apa. Manajemen kan sudah bilang kalau ini penawaran terakhir, jadi saya pikir sebaiknya semua pemegang saham minoritas setuju saja lah, supaya sama-sama enak, semuanya untung," ujarnya.

Hal itu pun diakui oleh Eddy. Ia pun mengaku siap mendukung rencana go private AQUA dalam RUPS 22 September 2010.

"Kalau saya sih melihatnya, harga yang ditawarkan sudah sangat bagus. Kapan lagi bisa jual pada harga segini. Kalau jual di market sulit, tidak ada posisi. Lagipula ini kesempatan terakhir kan, kalau tidak jual sekarang, kapan lagi?" ujar Eddy.

Bagaimana tidak, dengan modal membeli 100 lembar saham sebesar Rp 750.000, Eddy bakal memperoleh dana sebesar Rp 109,5 juta dari penjualan 219 lembar sahamnya di harga Rp 500.000 per saham. Itu berarti, selisih keuntungan (gain) yang diperoleh Eddy dari penantian selama 20 tahun sejak IPO AQUA mencapai 14.500%!!

http://lansanosplace.blogspot.com/2010/09/dijual-rumah-baru-minimalis-di.html

Minggu, 26 September 2010

Bangkitkan Gairah dengan "Sexting"

sumber: Astaga!com

Menyalakan gairah dengan pasangan bisa dengan banyak cara, salah satunya dengan berkirim pesan singkat (sexting). Ikuti beberapa kode dalam pesan singkat yang bisa melambungkan imajinasi, membuat pasangan ingin segera bertemu dengan Anda.




DTM (Talk Dirty To Me) atau ucapkan perkataan nakal pada saya.  
IWSN (I Want Sex Now) atau aku menginginkan seks sekarang.
IF ( In the Front) atau posisi misionaris.
IB (In the Back) atau doggy style.
GYPO (Get Your Pants Off) atau lepas celanamu.
GNOC (Get Naked On Camera) atau lepaskan pakaianmu depan kamera
8 (Oral Sex) atau seks oral
NIFOC (Nude In Front Of Computer) atau telanjang di depan komputer
Q2C (Quick to Cum) atau cepat orgasme.
Selipkan salah satu akronim diatas untuk pasangan dan tunggu reaksinya. 

http://lansanosplace.blogspot.com/search/label/Property%20Dijual

Kamis, 16 September 2010

Scammer Dompleng Keamanan Facebook

sumber: okezone
Baru-baru ini Symantec menemukan sebuah website phishing yang menargetkan kredensial login Facebook dan mengklaim dapat memberikan keamanan kepada pengguna Facebook.

Situs phishing tersebut menyebut dirinya sebagai website 'Security and Privacy Update'. Halaman tersebut tidak meniru website Facebook yang asli dan muncul sebagai sebuah website alternatif yang memberikan fasilitas ini.

Berdasarkan info dari perusahaan keamanan jaringan internet, Symantec, hacker pembuat situs phising itu menyatakan dalam tampilan situsnya bahwa pengguna Facebook rentan terhadap berbagai ancaman termasuk pesan spam dan serangan hacker yang dapat mencuri profil pengguna mereka.

"Lebih lanjut, halaman itu juga menyatakan bahwa jika pengguna mengkonfirmasi identitas mereka dengan memberikan rincian login, maka mereka akan aman dari ancaman-ancaman tersebut," tulis pihak Symantec, dalam keterangan resminya, Minggu (22/10/2010).

Dihosting pada situs Web hosting gratis, kalimat yang digunakan dalam URL phishing juga memberi kesan bahwa website tersebut terkait dengan update keamanan.

Situs phishing itu menggunakan URL hxxp://security-center-update2010.******.com/logs.index2010.htm (Nama domain dihilangkan).

Para pengguna Internet disarankan untuk mengikuti best practice guna menghindari serangan phishing.
http://lansanosplace.blogspot.com/p/nvp-entertainment.html

Semprot Pakaian, Terobosan Baru Berbusana

sumber: okezone
JIKA selama ini kita selalu mengenakan t-shirt jadi yang dengan mudah dikenakan, tinggal mengambil di lemari dan memasukkannya dari kepala. Kini, ada terobosan baru di industri fesyen. Kaus yang akan dipakai disemprotkan di tubuh terlebih dahulu.

Hasilnya? Kemeja yang cocok jadi sepertinya pas jika sudah disemprotkan ke tubuh. Berkat campuran yang terdiri dari serat katun, Anda dapat segera menyemprotkan diri menjadi t-shirt, gaun, celana renang, dan topi.

Ide brilian menciptakan pakaian semprot ini berasal dari desainer Spanyol Dr Manel Torres. Pria yang telah menghabiskan 10 tahun bekerja untuk penemuannya itu berhasil menciptakan semprotan berlabel Fabrican (singkatan dari “fabric in an aerosol can” atau kain dalam kaleng aerosol).

Dalam video yang menunjukkan cara kerjanya, Torres menyemprotkan kaus biru dan putih ke tubuh model laki-laki hanya dalam waktu 15 menit.

Pakaian semprot itu punya kemampuan mengering dengan cepat ketika menyentuh kulit. Hebatnya, ini bukan kaus sekali pakai. Melainkan bisa dilepas, dicuci, dan dipakai berulang kali.

Dr Torres bekerja sama dengan Paulus Luckham, Profesor Teknologi Partikel di Imperial College London untuk membuat Fabrican, yang terdiri dari serat kapas, polymer, dan bahan pelarut yang menjaga campuran itu tetap berbentuk cairan.

Bila Anda bosan dengan pakaian yang berdesain itu-itu saja, Fabrican memungkinkan Anda untuk berkreasi. Jika ingin mix and match pakaian lama, Anda bisa menggunakan material pakaian semprot untuk membuat pakaian baru atau memperbaiki desain yang dirasa ketinggalan zaman.

Dr Torres mengatakan, ide itu harus mampu menciptakan pakaian cepat dan murah, yang semuanya akan menjadi sempurna.

"Saya benar-benar ingin membuat material yang futuristik, tanpa jahitan, cepat, dan nyaman," katanya yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (16/9/2010).

Kendati sangat membantu pemakainya, Torres mengakui penemuannya itu menyimpang dari prinsip fesyen yang menyatukan serat dan menjahitnya menjadi pakaian. "Ini menunjukkan bagaimana sains dan teknologi bisa membantu para perancang fesyen," imbuhnya.

Jika Anda tertarik ingin menjajal Fabrican, namun sayang harus bersabar. Pasalnya, pakaian semprot ini masih beberapa tahun mendatang.

Dr Torres sedang mengambangkan temuannya, terutama menjawab fakta bahwa tak semua orang suka dengan pakaian yang menempel di setiap lekuk tubuhnya.  Dia juga sedang meminimalisasi bau zat pelarut yang ada.

Meski beberapa desain spray akan dipamerkan di London Fashion Week, kain instan ini bisa digunakan untuk apapun, untuk perban maupun kain pelapis funitur.
http://lansanosplace.blogspot.com/p/nvp-trading-cco.html

Rabu, 15 September 2010

Reuni


   Sepertinya sudah tidak asing lagi kalau kita melihat banyaknya foto-foto reunian di situs jejaring seperti facebook. mulai dari reuni SD, SMP, SMA, Kuliah sampai reuni perkumpulan. Waktu pelaksanaannya pun beragam ada yang setiap bulan sekali, biasanya diikuti dengan arisan, ada juga yang diadakan setiap seminggu sekali,  biasanya reuni yang diadakan setiap seminggu sekali diikuti pula dengan kegiatan olahraga seperti  futsal ,golf dan kegiatan olah raga lainnya, dan waktu yang paling sering diadakan adalah reuni satu tahun sekali. Selain waktu, ada juga jenis ruang lingkupnya seperti reuni SMA angkatan '98 atau seluruh angkatan, ada reuni kecil maupun reuni akbar. Memang banyaknya acara reuni akhir-akhir ini tidak terlepas dari peran situs jejaring tersebut.

    Semenjak populernya situs jejaring facebook, hampir setiap orang memiliki akun di situs ini, sehingga memudahkan kita untuk menemukan teman/saudara kita yang lama "lost contact" dari kita, jadi tidak heran jika menemukan reuni yang diadakan setelah mereka tidak bertemu selama puluhan tahun xixixixi. Belum lagi setelah reunian tersebut foto-foto hasil reunian bisa langsung diupload dan di-tag ke masing-masing orang berikut comment-comment yang kadang-kadang membikin geli yang membacanya. Jadilah moment reuni menjadi momen paling favorit buat di upload foto-fotonya di facebook. Dan hampir dapat dipastikan, semua pengguna  facebook pernah membuat  acara reuni setelah bertemu kembali dengan teman-teman/saudaranya melalui facebook.

Happy reunion everyone...yang mau foto-foto reuniannya di share di sini, bisa share link nya di komen
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...