Apakah Anda salah satu orang yang takut gagal???
Ya, hampir semua orang merasa takut jika mereka menghadapi kegagalan, takut gagal saat mencoba usaha, takut gagal saat mengikuti ujian test masuk kerja bahkan takut gagal dalam menjalani hidupnya. Sebenarnya perasaan takut yang ada pada diri seseorang hanya akan menghambat kesuksesan yang telah menunggu mereka.
Mungkin Sebagian besar dari Anda pernah mengalami kegagalan dalam mencoba peluang usaha. Kegagalan pun pernah dialami oleh para pengusaha sukses, bahkan tak jarang ada pengusaha yang pernah gagal sampai berkali – kali. Namun hebatnya banyak dari mereka tetap bisa sukses dengan adanya kegagalan yang pernah menimpa usaha mereka. Kuncinya hanya satu, yaitu berani mencoba dan terus memperbaiki penyebab kegagalan yang pernah mereka alami. Anda pun juga dapat sukses setelah mengalami kegagalan, berikut beberapa tips motivasi diri menghadapi kegagalan yang dapat Anda coba :
Selalu berpikiran positif tentang kegagalan. Hadapi kegagalan dengan pikiran yang positif, jangan pernah menyalahkan orang lain atas kegagalan yang Anda alami. Agar Anda dapat melaluinya dengan mencari solusi yang tepat pula, tanpa adanya penyesalan panjang yang akan menghambat kesuksesan di depan Anda.
Jadikan kegagalan sebagai pembelajaran bagi Anda. Adanya kegagalan memberikan kesempatan bagi Anda untuk belajar, untuk itu jangan pernah hindari kegagalan. Karena secara tidak langsung Anda akan mencari tahu penyebab kegagalan tersebut dan berusaha mencari solusi serta menghindari hal – hal yang dapat menyebabkan kegagalan tersebut terulang lagi. Sehingga Anda mengetahui jalan mana yang salah dan cara apa yang benar.
Kegagalan bukan akhir dari segalanya, karena kegagalan hanya bersifat sementara. Satu kali, dua kali, bahkan sepuluh kali gagal bukan merupakan akhir dari hidup Anda. Kegagalan hanya bersifat sementara dan dapat selesai jika Anda mau merubahnya. Anggap kegagalan ibarat orang yang jatuh dari sepeda, orang tersebut tidak akan merasakan sakit yang lama jika dia segera bangkit dan mencari obat luka, begitu juga dengan kegagalan. Seseorang tidak akan terlalu lama merasakan gagal jika orang tersebut segera bangkit dari kegagalan dan mencari jalan keluarnya.
Berusaha bangkit dengan motivasi baru. Jangan terlena dengan penyesalan Anda, segeralah bangkit dari kegagalan. Kumpulkan kembali motivasi diri Anda, dan yakinkan diri Anda bahwa jika ada kegagalan pasti akan ada keberhasilan di depan sana. Keputusannya ada di tangan Anda, apakah Anda akan terus berjalan menjemput keberhasilan itu atau hanya akan berdiam terus meratapi kegagalan yang ada. Sebenarnya orang yang gagal adalah orang yang tidak mau berusaha keluar dari lubang kegagalan.
Kegagalan bukan hal yang perlu ditakuti, karena orang yang takut gagal adalah orang yang jauh dari kesuksesannya. Teruslah bangkit untuk mencoba dan belajar dari kegagalan yang Anda alami, jangan pernah menyerah oleh keadaan yang hanya sementara. Benar kata orang bijak, bahwa kegagalan hanyalah sukses yang tertunda. So, jangan terlalu lama menunda kesuksesan Anda. Salam sukses.
sumber: bisnis UKM.com
Sabtu, 16 Oktober 2010
Motivasi Diri Menghadapi Kegagalan
Label:
Peluang Usaha
Potensi Bisnis Becak di Tempat Wisata Yogyakarta
Bisnis UKM.com
Tempat wisata di Yogyakarta memiliki banyak sekali tempat-tempat wisata menarik yang sering menjadi tempat tujuan para wisatawan lokal maupun mancanegara. Beragam budaya dan sejarah yang dimiliki kota Yogyakarta, dapat dilihat dalam berbagai tempat-tempat wisata menarik di Jogja. Keanekaragaman yang tentunya tidak selalu dapat dijumpai keunikannya di kota-kota lain. Untuk dapat mencapai tempat-tempat wisata itu, tentunya kita sangat membutuhkan alat transportasi untuk dapat sampai ke tempat wisata yang kita inginkan.Salah satu transportasi yang terdapat di kota Jogja adalah becak. Meski dengan trayek yang dibatasi, masih banyak orang yang mengandalkan becak sebagai alat trasnportasi, ibu-ibu yang ingin berbelanja ke pasar, bahkan para wisatawan lokal maupun mancanegara lebih suka menggunakan becak untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata. Selain tarif yang lebih murah, dan pelayanan tukang becak yang ramah. Wisatawan mancanegara banyak yang tertarik dengan becak karna khas dengan sepasang slebor, bamper, dan kayu jatinya terlihat unik.
Tidak sedikit becak yang beroperasi musiman, hampir seluruh becak di Yogyakarta beroperasi secara musiman, kebanyakan beroperasi di kawasan tertentu seperti kawasan Malioboro, Tamansari, Kraton dll. Becak musiman ini beredar pada saat kedatangan wisatawan domestik ke Yogyakarta pada saat liburan sekolah pada bulan Juni dan Agustus. Kondisi seperti inilah, yang dapat Anda jadikan peluang usaha dengan menjadi juragan becak. Potensi bisnis becak di tempat wisata Yogyakarta ini, sangat cocok bagi Anda yang tengah berada pada masa pensiunan. Karena pekerjaannya cukup santai dan dapat dikontrol dari rumah saja.
Untuk memulai bisnis menjadi juragan becak ini, yang perlu Anda persiapkan adalah mensurvei wilayah yang akan Anda pilih menjadi trayek, membeli beberapa unit becak, dan mempekerjakan orang untuk mengemudikan becak Anda. Semakin maraknya keberadaan ojek, akan menjadi hambatan yang akan Anda temui dalam menjalankan bisnis ini. Walaupun demikian disetiap kawasan telah ada pembagian trayek tersendiri antara becak dengan ojek. Minat masyarakat dan adanya peraturan yang membatasi ruang lingkup becak, merupakan kendala dalam bisnis jasa Anda ini.
Strategi Bisnis
- Rawatlah becak secara berkala, tambahkan aksesoris atau cat warna becak Anda dengan warna yang sedikit mencolok, agar menarik.
- Berikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, perluas pengetahuan pekerja becak Anda tentang sejarah tempat-tempat wisata. Karena dapat sekaligus menjadi guide/ pemandu.
- Perbanyak jumlah becak agar keuntungan semakin berlipat. Dari keuntungan bersih yang Anda peroleh setiap bulan, sisihkanlah sebagian untuk ditabung dan dibelikan becak baru.
Label:
Peluang Usaha
Minggu, 10 Oktober 2010
Kisah Eddy 'Menyulap' Saham AQUA ala Warren Buffet
Sumber : detikFinance
Eddy Rustanto mungkin bukan seorang investor kakap bermodal miliaran rupiah. Namanya boleh jadi tidak dikenal publik. Namun tidak mustahil jika dirinya akan
menjadi sosok impian setiap investor saham.
Eddy Rustanto mungkin bukan seorang investor kakap bermodal miliaran rupiah. Namanya boleh jadi tidak dikenal publik. Namun tidak mustahil jika dirinya akanmenjadi sosok impian setiap investor saham.
Jika Warren Buffet dikatakan pernah menyulap saham Coca-Cola seharga US$ 1 per saham menjadi US$ 1.000 per saham, mungkin kisah yang 'hampir' sama akan dialami
Eddy.
Pada tahun 1990, tepatnya pada tanggal 1 Maret 1990, PT Aqua Golden Mississippi
menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dengan mencatatkan saham sebanyak 6.000.000 saham. Harga pelaksanaan IPO perusahaan yang menyandang kode AQUA ini sebesar Rp 7.500 per saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham.
Eddy Rustanto, merupakan salah seorang investor yang berpartisipasi dalam IPO itu. Tak banyak yang ia beli, jumlahnya tidak sampai 1 lot. Sebagai catatan, untuk masa itu, investor dimungkinkan membeli saham berjumlah di bawah 500 lembar (1 lot) atau yang dikenal dengan istilah Odd Lot (lot ganjil).
"Waktu itu saya beli cuma 100 lembar saham pada harga IPO. Tujuannya ya investasi, iseng-iseng beli, siapa tahu bisa untung di kemudian hari," ujar Eddy kepada detikFinance, Senin (20/9/2010) malam.
Itu berarti, modal yang dikeluarkan Eddy untuk berpartisipasi dalam IPO AQUA hanya sebesar Rp 750.000. Pada tahun 1994, AQUA membagikan saham bonus dengan rasio 2:1 atau setiap pemegang 2 saham akan memperoleh 1 saham baru.
Pada tahun 1995, AQUA kembali menggelar aksi pembagian saham bonus dengan rasio 10:3 atau setiap pemegang 10 saham akan memperoleh 3 saham baru. Kemudian pada tahun 1997, AQUA membagikan dividen saham dengan rasio 8:1 atau setiap pemegang 8 saham akan memperoleh 1 saham baru.
Demikianlah sejak 1997 total saham AQUA dalam modal disetor dan ditempatkan
penuh sebanyak 13.162.473 saham, jumlah yang sama hingga hari ini.
Bersamaan dengan serangkaian aksi itulah, tanpa menambah modal apa pun jumlah saham Eddy kini berlipat 2,19 kali menjadi 219 lembar saham. "Jumlah saham saya saat ini segitu, 219 lembar," ujarnya.
Pada akhir 2001, AQUA menggalang rencana go private alias mengubah statusnya menjadi perusahaan tertutup. Untuk keperluan itu, AQUA menawarkan harga tender offer sebesar Rp 35.000 per saham. Sayangnya rencana itu tidak disetujui pemegang saham lantaran harga saham AQUA merambat naik hingga menyentuh level yang sama dengan harga tender.
Pada akhir Agustus 2001, harga AQUA masih di level Rp 15.000-an. Pada Desember 2001, harganya telah menyentuh level Rp 35.000 per saham.
"Waktu itu memang pemegang saham minoritas meminta harga lebih tinggi, karena harga tender sama dengan harga di pasar. Makanya waktu itu rencana go private akhirnya gagal karena tidak dapat restu pemegang saham," tutur Eddy.
Lama berselang, AQUA kembali menggelar rencana go private pada akhir 2005. Ketika itu harga AQUA di pasar reguler berkisar di level Rp 50.000 per saham, sedangkan harga tender yang ditawarkan AQUA sebesar Rp 100.000 per saham.
Pada RUPS 14 November 2005, jumlah investor independen yang hadir hanya 52,74%, jauh dibawah ketentuan Bapepam-LK minimal sebanyak 75%. RUPS ke 2 digelar pada 2 Desember 2005. Namun yang hadir hanya 39,27% saja. Dan pada RUPS ke 3, batasan kuorum tetap tidak dapat dipenuhi.
Oleh sebab itu, otomatis rencana go private ini kembali gagal. Pertanyaannya kemudian, mengapa investor-investor memutuskan tidak hadir?
Menurut Eddy, saat itu memang ada pihak-pihak yang membisikkan pemegang saham minoritas untuk menjegal go private AQUA dengan alasan harga tender yang ditawarkan terlalu murah.
"Saat itu saya termasuk yang setuju dengan rencana go private. Tetapi ada beberapa investor minoritas yang punya saham cukup banyak, mendesak manajemen menaikkan harga tender. Padahal saat itu, banyak sekali pemegang saham minoritas yang setuju dengan harga yang ditawarkan," ungkap Eddy.
Hal senada diungkapkan oleh Yuli, ibu dari Ardhian Indrayana yang diberi surat kuasa atas kepemilikan 6.163 lembar saham AQUA milik Ardhian.
"Memang sangat disayangkan kalau dari kemarin-kemarin gagal terus karena ada investor besar yang meminta harga terlalu tinggi. Padahal, kita yang hanya punya sedikit ingin menjualnya sejak lama. Masak karena yang besar-besar itu, kita yang kecil-kecil jadi rugi?" keluh Yuli.
Meski gagal pada tahun 2005, AQUA belum menyerah. Pada tahun 2010 ini, manajemen AQUA kembali mencanangkan skema go private. Harga yang ditawarkan pun naik drastis menjadi Rp 500.000 per saham.
Sebagai catatan, harga saham AQUA di pasar reguler sebesar Rp 244.800 per saham, sedangkan di pasar negosiasi (NG) dan pasar tunai (TN) sebesar Rp 350.000 per saham.
"Harga tender offer dari PT Tirta Investama sebagai pemegang saham kendali," ujar Direktur Utama AQUA, Parmaningsih Adinegoro.
Komposisi pemegang saham AQUA adalah PT Tirta Investama 12.419.090 saham (94,35%) dan publik 743.383 saham (5,65%). Dengan harga sebesar Rp 500 ribu per saham, maka total dana yang harus dirogoh Tirta Investama sebesar Rp 371,691 miliar.
Untuk keperluan ini, AQUA akan menggelar RUPS pada 22 September 2010 dalam rangka meminta persetujuan pemegang saham minoritas. RUPS kali ini sedikit berbeda. Manajemen AQUA telah mewanti-wanti kepada pemegang saham kalau penawaran kali ini merupakan kesempatan terakhir pemegang saham untuk menjual sahamnya di harga tinggi.
"Ini sudah merupakan penawaran terbaik. Kalau perseroan tetap jadi perusahaan publik, maka harga saham akan tergantung mekanisme pasar dan pemegang saham, terutama yang memegang saham odd lot (jumlah saham di bawah 500 lembar saham) dimana banyak pemegang saham perseroan yang seperti ini, akan kehilangan kesempatan untuk menjual pada harga seperti yang ditawarkan pada tender offer. Artinya kesempatan emas akan hilang," jelas Parmaningsih.
"Kalau tetap ada penolakan, maka tidak akan ada lagi aksi korporasi. Ini upaya terakhir dan maksimal yang bisa ditawarkan kepada pemegang saham," tegas Parmaningsih.
Meski demikian, Parmaningsih optimistis kalau pemegang saham minoritas akan menyetujui skema go private pada kesempatan kali ini. Sebab, banyak pemegang saham minoritas yang telah menyampaikan konfirmasi atas kesiapannya mendukung rencana tersebut.
"selama ini banyak pemegang saham yang sudah menghubungi perseroan menyatakan keinginan untuk menjual sahamnya," ujar Parmaningsih.
Yuli pun menyatakannya kesiapannya mendukung rencana ini. Ia mengaku tidak melihat alasan untuk menolak rencana ini.
"Buat apa repot-repot minta harga tinggi kalau ujung-ujungnya malah nggak dapat apa-apa. Manajemen kan sudah bilang kalau ini penawaran terakhir, jadi saya pikir sebaiknya semua pemegang saham minoritas setuju saja lah, supaya sama-sama enak, semuanya untung," ujarnya.
Hal itu pun diakui oleh Eddy. Ia pun mengaku siap mendukung rencana go private AQUA dalam RUPS 22 September 2010.
"Kalau saya sih melihatnya, harga yang ditawarkan sudah sangat bagus. Kapan lagi bisa jual pada harga segini. Kalau jual di market sulit, tidak ada posisi. Lagipula ini kesempatan terakhir kan, kalau tidak jual sekarang, kapan lagi?" ujar Eddy.
Bagaimana tidak, dengan modal membeli 100 lembar saham sebesar Rp 750.000, Eddy bakal memperoleh dana sebesar Rp 109,5 juta dari penjualan 219 lembar sahamnya di harga Rp 500.000 per saham. Itu berarti, selisih keuntungan (gain) yang diperoleh Eddy dari penantian selama 20 tahun sejak IPO AQUA mencapai 14.500%!!
http://lansanosplace.blogspot.com/2010/09/dijual-rumah-baru-minimalis-di.html
Eddy.
Pada tahun 1990, tepatnya pada tanggal 1 Maret 1990, PT Aqua Golden Mississippi
menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dengan mencatatkan saham sebanyak 6.000.000 saham. Harga pelaksanaan IPO perusahaan yang menyandang kode AQUA ini sebesar Rp 7.500 per saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham.
Eddy Rustanto, merupakan salah seorang investor yang berpartisipasi dalam IPO itu. Tak banyak yang ia beli, jumlahnya tidak sampai 1 lot. Sebagai catatan, untuk masa itu, investor dimungkinkan membeli saham berjumlah di bawah 500 lembar (1 lot) atau yang dikenal dengan istilah Odd Lot (lot ganjil).
"Waktu itu saya beli cuma 100 lembar saham pada harga IPO. Tujuannya ya investasi, iseng-iseng beli, siapa tahu bisa untung di kemudian hari," ujar Eddy kepada detikFinance, Senin (20/9/2010) malam.
Itu berarti, modal yang dikeluarkan Eddy untuk berpartisipasi dalam IPO AQUA hanya sebesar Rp 750.000. Pada tahun 1994, AQUA membagikan saham bonus dengan rasio 2:1 atau setiap pemegang 2 saham akan memperoleh 1 saham baru.
Pada tahun 1995, AQUA kembali menggelar aksi pembagian saham bonus dengan rasio 10:3 atau setiap pemegang 10 saham akan memperoleh 3 saham baru. Kemudian pada tahun 1997, AQUA membagikan dividen saham dengan rasio 8:1 atau setiap pemegang 8 saham akan memperoleh 1 saham baru.
Demikianlah sejak 1997 total saham AQUA dalam modal disetor dan ditempatkan
penuh sebanyak 13.162.473 saham, jumlah yang sama hingga hari ini.
Bersamaan dengan serangkaian aksi itulah, tanpa menambah modal apa pun jumlah saham Eddy kini berlipat 2,19 kali menjadi 219 lembar saham. "Jumlah saham saya saat ini segitu, 219 lembar," ujarnya.
Pada akhir 2001, AQUA menggalang rencana go private alias mengubah statusnya menjadi perusahaan tertutup. Untuk keperluan itu, AQUA menawarkan harga tender offer sebesar Rp 35.000 per saham. Sayangnya rencana itu tidak disetujui pemegang saham lantaran harga saham AQUA merambat naik hingga menyentuh level yang sama dengan harga tender.
Pada akhir Agustus 2001, harga AQUA masih di level Rp 15.000-an. Pada Desember 2001, harganya telah menyentuh level Rp 35.000 per saham.
"Waktu itu memang pemegang saham minoritas meminta harga lebih tinggi, karena harga tender sama dengan harga di pasar. Makanya waktu itu rencana go private akhirnya gagal karena tidak dapat restu pemegang saham," tutur Eddy.
Lama berselang, AQUA kembali menggelar rencana go private pada akhir 2005. Ketika itu harga AQUA di pasar reguler berkisar di level Rp 50.000 per saham, sedangkan harga tender yang ditawarkan AQUA sebesar Rp 100.000 per saham.
Pada RUPS 14 November 2005, jumlah investor independen yang hadir hanya 52,74%, jauh dibawah ketentuan Bapepam-LK minimal sebanyak 75%. RUPS ke 2 digelar pada 2 Desember 2005. Namun yang hadir hanya 39,27% saja. Dan pada RUPS ke 3, batasan kuorum tetap tidak dapat dipenuhi.
Oleh sebab itu, otomatis rencana go private ini kembali gagal. Pertanyaannya kemudian, mengapa investor-investor memutuskan tidak hadir?
Menurut Eddy, saat itu memang ada pihak-pihak yang membisikkan pemegang saham minoritas untuk menjegal go private AQUA dengan alasan harga tender yang ditawarkan terlalu murah.
"Saat itu saya termasuk yang setuju dengan rencana go private. Tetapi ada beberapa investor minoritas yang punya saham cukup banyak, mendesak manajemen menaikkan harga tender. Padahal saat itu, banyak sekali pemegang saham minoritas yang setuju dengan harga yang ditawarkan," ungkap Eddy.
Hal senada diungkapkan oleh Yuli, ibu dari Ardhian Indrayana yang diberi surat kuasa atas kepemilikan 6.163 lembar saham AQUA milik Ardhian.
"Memang sangat disayangkan kalau dari kemarin-kemarin gagal terus karena ada investor besar yang meminta harga terlalu tinggi. Padahal, kita yang hanya punya sedikit ingin menjualnya sejak lama. Masak karena yang besar-besar itu, kita yang kecil-kecil jadi rugi?" keluh Yuli.
Meski gagal pada tahun 2005, AQUA belum menyerah. Pada tahun 2010 ini, manajemen AQUA kembali mencanangkan skema go private. Harga yang ditawarkan pun naik drastis menjadi Rp 500.000 per saham.
Sebagai catatan, harga saham AQUA di pasar reguler sebesar Rp 244.800 per saham, sedangkan di pasar negosiasi (NG) dan pasar tunai (TN) sebesar Rp 350.000 per saham.
"Harga tender offer dari PT Tirta Investama sebagai pemegang saham kendali," ujar Direktur Utama AQUA, Parmaningsih Adinegoro.
Komposisi pemegang saham AQUA adalah PT Tirta Investama 12.419.090 saham (94,35%) dan publik 743.383 saham (5,65%). Dengan harga sebesar Rp 500 ribu per saham, maka total dana yang harus dirogoh Tirta Investama sebesar Rp 371,691 miliar.
Untuk keperluan ini, AQUA akan menggelar RUPS pada 22 September 2010 dalam rangka meminta persetujuan pemegang saham minoritas. RUPS kali ini sedikit berbeda. Manajemen AQUA telah mewanti-wanti kepada pemegang saham kalau penawaran kali ini merupakan kesempatan terakhir pemegang saham untuk menjual sahamnya di harga tinggi.
"Ini sudah merupakan penawaran terbaik. Kalau perseroan tetap jadi perusahaan publik, maka harga saham akan tergantung mekanisme pasar dan pemegang saham, terutama yang memegang saham odd lot (jumlah saham di bawah 500 lembar saham) dimana banyak pemegang saham perseroan yang seperti ini, akan kehilangan kesempatan untuk menjual pada harga seperti yang ditawarkan pada tender offer. Artinya kesempatan emas akan hilang," jelas Parmaningsih.
Parmaningsih mengakui, ancaman penolakan masih mungkin terjadi pada RUPS kali ini. Namun ia bersama manajemen AQUA memastikan kalau penawaran kali ini merupakan penawaran terakhir yang akan diberikan AQUA. Jika gagal, maka tidak akan ada lagi skema go private.
"Kalau tetap ada penolakan, maka tidak akan ada lagi aksi korporasi. Ini upaya terakhir dan maksimal yang bisa ditawarkan kepada pemegang saham," tegas Parmaningsih.
Meski demikian, Parmaningsih optimistis kalau pemegang saham minoritas akan menyetujui skema go private pada kesempatan kali ini. Sebab, banyak pemegang saham minoritas yang telah menyampaikan konfirmasi atas kesiapannya mendukung rencana tersebut.
"selama ini banyak pemegang saham yang sudah menghubungi perseroan menyatakan keinginan untuk menjual sahamnya," ujar Parmaningsih.
Yuli pun menyatakannya kesiapannya mendukung rencana ini. Ia mengaku tidak melihat alasan untuk menolak rencana ini.
"Buat apa repot-repot minta harga tinggi kalau ujung-ujungnya malah nggak dapat apa-apa. Manajemen kan sudah bilang kalau ini penawaran terakhir, jadi saya pikir sebaiknya semua pemegang saham minoritas setuju saja lah, supaya sama-sama enak, semuanya untung," ujarnya.
Hal itu pun diakui oleh Eddy. Ia pun mengaku siap mendukung rencana go private AQUA dalam RUPS 22 September 2010.
"Kalau saya sih melihatnya, harga yang ditawarkan sudah sangat bagus. Kapan lagi bisa jual pada harga segini. Kalau jual di market sulit, tidak ada posisi. Lagipula ini kesempatan terakhir kan, kalau tidak jual sekarang, kapan lagi?" ujar Eddy.
Bagaimana tidak, dengan modal membeli 100 lembar saham sebesar Rp 750.000, Eddy bakal memperoleh dana sebesar Rp 109,5 juta dari penjualan 219 lembar sahamnya di harga Rp 500.000 per saham. Itu berarti, selisih keuntungan (gain) yang diperoleh Eddy dari penantian selama 20 tahun sejak IPO AQUA mencapai 14.500%!!
http://lansanosplace.blogspot.com/2010/09/dijual-rumah-baru-minimalis-di.html
Label:
Lifestyle
Memulihkan Kondisi Saat Overtraining
Sumber : detikHealth
1. Langkah pertama adalah pencegahan
Jika salah satu gejala overtraining sudah muncul, maka segera ubah program latihan atau olahraganya sehingga tidak membuat kondisi bertambah buruk.2. Saatnya untuk istirahat
Pengobatan yang paling baik untuk overtraining adalah istirahat dan pemulihan, misalnya dengan mendapatkan jumlah waktu tidur yang cukup, mengurangi frekuensi dan intensitas olahraga misalnya menjadi dua kali dalam seminggu.
3. Memberikan bahan bakar yang berkualitas untuk tubuh
Komposisi makanan dan waktu konsumsinya menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah serta pemulihan dari overtraining. Usahakan untuk mengonsumsi protein dan karbohidrat, serta makan dua jam sebelum berolahraga dan segera setelah selesai olahraga. Karena penelitian telah menunjukkan bahwa tubuh akan paling responsif terhadap penyimpanan energi dalam 30 menit pertama setelah olahraga dan respons paling rendah adalah 10 jam setelahnya.
4. Jaga tubuh agar tetap hidrasi
Tubuh akan berfungsi secara optimal ketika berada dalam kondisi terhidrasi dengan baik, karena itu usahakan untuk tetap mengonsumsi air sebelum, selama dan setelah berolahraga. Jika cuaca panas, maka dibutuhkan jumlah cairan yang lebih banyak.
5. Memiliki kehidupan lain selain ke pusat kebugaran
Meskipun seseorang berlatih dengan keras di pusat kebugaran, tapi ketika latihan sudah selesai bisa kembali fokus pada hal-hal lain seperti melakukan hobi yang dapat menyenangkan diri sendiri atau beristirahat.
http://lansanosplace.blogspot.com/search/label/Property%20Dijual
Label:
Healty Life
Tanda-tanda Kelebihan Olahraga
Sumber : detikHealth
Banyak orang yang merasa sudah menjalani olahraga dengan baik, tapi yang didapatkan tubuh malah tidak fit. Sebaliknya periksa kadar olahraga Anda, jangan-jangan terlalu berlebihan. Apa tanda-tanda kelebihan olahraga itu?
Olahraga memang baik untuk tubuh karena bisa meningkatkan kebugaran. Tapi kadang orang terlalu berlebihan berolahraga karena berharap ingin cepat kurus atau ingin punya badan ideal.
Jika seseorang melakukannya secara berlebihan atau terlalu kuat bisa mengakibatkan overtrainning yaitu suatu kondisi negatif yang dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran.
Dikutip dari Sheknows, Sabtu (9/10/2010) overtraining atau kelelahan yang berlebihan terjadi ketika seseorang melakukan olahraga atau latihan dengan intensitas, frekuensi atau durasi yang berlebihan. Akibatnya orang tidak mungkin melakukan pemulihan yang cukup setelahnya.
Jika hal ini sudah mencapai tahap kronis bisa membahayakan tubuh dan dapat melenceng dari tujuan olahraga itu sendiri.
Orang yang terlalu banyak melakukan olahraga akan mengalami tanda-tanda:
Jika terdapat minimal dua gejala diatas, maka kondisi tersebut sudah harus diwaspadai.
http://lansanosplace.blogspot.com/p/nvp-entertainment.html
Banyak orang yang merasa sudah menjalani olahraga dengan baik, tapi yang didapatkan tubuh malah tidak fit. Sebaliknya periksa kadar olahraga Anda, jangan-jangan terlalu berlebihan. Apa tanda-tanda kelebihan olahraga itu?Olahraga memang baik untuk tubuh karena bisa meningkatkan kebugaran. Tapi kadang orang terlalu berlebihan berolahraga karena berharap ingin cepat kurus atau ingin punya badan ideal.
Jika seseorang melakukannya secara berlebihan atau terlalu kuat bisa mengakibatkan overtrainning yaitu suatu kondisi negatif yang dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran.
Dikutip dari Sheknows, Sabtu (9/10/2010) overtraining atau kelelahan yang berlebihan terjadi ketika seseorang melakukan olahraga atau latihan dengan intensitas, frekuensi atau durasi yang berlebihan. Akibatnya orang tidak mungkin melakukan pemulihan yang cukup setelahnya.
Jika hal ini sudah mencapai tahap kronis bisa membahayakan tubuh dan dapat melenceng dari tujuan olahraga itu sendiri.
Orang yang terlalu banyak melakukan olahraga akan mengalami tanda-tanda:
- Kelelahan kronis
- Peningkatan cedera
- Mudah murung dan tersinggung
- Sakit kepala
- Gangguan dalam hal cita rasa
- Insomnia
- Flu yang tak kunjung sembuh
- Sakit pada otot dan sendi
- Anemia
- Depresi
- Penurunan kinerja.
Jika terdapat minimal dua gejala diatas, maka kondisi tersebut sudah harus diwaspadai.
http://lansanosplace.blogspot.com/p/nvp-entertainment.html
Label:
Healty Life
Selasa, 05 Oktober 2010
Indonesia Tujuan Tepat bagi Investasi Properti
sumber: investorindonesia.com
"Indonesia tidak terpengaruh krisis ekonomi global yang dipicu kasus subprime mortgages di Amerika Serikat," kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) PT Bakrieland Development Tbk Hiramsyah S Thaib dalam makalah yang bertajuk "Indonesia, the Right Property Investment Destination in this ongoing Global Crisis".
Makalah yang dibacakan Hiramsyah pada acara Kongres Pan Pacific ke-25 di Bali, 27-30 September 2010 menyebutkan, akibat dari kasus subprime mortgages tahun 2008 membuat harga rumah jatuh, sejumlah orang kehilangan rumah tinggal, serta dampak sistemik terhadap kondisi ekonomi di banyak negara sehingga membuat sejumlah perusahaan keuangan gulung tikar.
Saat ini, dunia tengah memasuki tahap pemulihan akibat krisis ekonomi. “Pemerintah Amerika Serikat menerbitkan sejumlah paket stimulus, dana talangan terhadap perusahaan yang bangkrut termasuk perusahaan keuangan, serta berbagai upaya lainnya,” kata Hiramsyah.
Hiramsyah mengatakan, ketika sektor properti di negara-negara Barat mengalami kesulitan, justru investasi di negara-negara kawasan Asia khususnya sektor properti justru bergairah dan penjualan sangat prospektif.
”Kondisi demikian disebabkan fundamental ekonomi negara-negara di Asia sangat kuat membuat investor regional dan global mencari alternatif pasar ke negara-negara ini,” kata Hiramsyah.
Hiramsyah menjelaskan, investasi di negara-negara Asia masih sangat menarik karena harganya yang murah serta banyak pilihan yang menjanjikan.
Hiramsyah menunjuk Hong Kong dan Singapura yang harga propertinya masih dianggap rendah dan memiliki peluang untuk berinvestasi.
”Kedua negara ini awalnya diprediksi terkena imbas dari krisis ekonomi terlihat dari investasi asing yang banyak ke luar dari negara ini, tetapi kenyataannya sektor properti justru naik sangat tajam,” jelas Hiramsyah.
Hiramsyah mengatakan, apabila melihat sasaran investasi di sektor properti, Asia Tenggara masih dalam daftar teratas di kalangan investor.
"Harga properti per meter persegi di Asia Tenggara masih lebih murah dibandingkan Hong Kong dan Jepang. Seperti di Indonesia untuk apartemen yang memiliki lokasi premium di pusat kota hanya dihargai 1.381 dolar AS per meter persegi dengan keuntungan (yield) 11,4 persen tertinggi di kawasan ini," kata Hiramsyah.
Hiramsyah mengatakan, angka-angka tersebut menunjukkan hasil dan keuntungan bagi investor yang menanamkan modalnya di sektor properti di Indonesia, bahkan di kalangan negara Asia sektor properti di Indonesia sangat menjanjikan.
Hiramsyah juga mengungkapkan, di saat perusahaan lain berusaha keluar dari krisis ekonomi, Indonesia justru tidak terpengaruh dari dampak tersebut. Hal ini karena pasar properti primer di Indonesia lebih banyak dari domestik, serta baru sedikit sekali berasal dari asing.
Saat ini investor dari sejumlah negara Asia seperti Jepang, India, dan Singapura telah menyatakan minatnya untuk membeli pasar perumahan realestat di Indonesia.
untuk info properti dijual:
http://lansanosplace.blogspot.com/search/label/Property%20Dijual
Label:
Property
Senin, 27 September 2010
Berwirausaha rumah petak
Sumber: duniawirausaha.com
Saat ini kebutuhan akan rumah petak untuk disewakan pada kalangan berpenghasilan menengah kebawah rasanya bisa jadi salah satu alternatif pemasukan bagi yang kebetulan mempunyai modal berupa (atau untuk membeli) sebidang tanah dan penambahan biaya bahan bangunan sederhana.
Apa saja yang kira-kira dibutuhkan dan perlu dipertimbangkan dalam mempersiapkan bisnis sewa-menyewakan rumah petak ini? Simak beberapa masukan berikut.
Hal pertama untuk menentukan bagus tidaknya prospek bisnis rumah petak dimasa yang akan datang adalah lokasi. Anda bisa membeli atau membangun rumah petak di daerah dekat pabrik misalnya, tentunya dengan harapan agak kelak para buruh pabrik akan memerlukan rumah petak anda untuk disewa. Biasanya harga sewanya adalah antara Rp 200,000 sampai Rp 250,000.
Contohnya daerah Cibinong. Sebuah harian yang terkenal dengan iklan barisnya baru-baru ini menawarkan iklan sebagai berikut: dijual rumah berlantai 250m2 yang terdiri dari empat buah rumah petak dimana listrik dibagi untuk empat rumah tersebut, tandon air satu buah seharga 180 juta dengan perkiraan sewa antara Rp 250,000 – Rp 300,000 per rumah.
Nampaknya, koran pun bisa menjadi masukan kita untuk mencari dan menentukan lokasi penyewaan rumah petak sekaligus membandingkan harga-harga.
Lokasi strategis lainnya adalah yang berada di wilayah perkantoran atau kampus. Tentunya rumah petak disewakan sebagai kos-kosan dengan fasilitas yang lebih lengkap sehingga bisa disewakan dengan tarif Rp 300,000 – Rp 400,000 per kamar per bulan. Tarif ini disesuaikan lagi dengan utilitas yang disediakan atau ditanggung oleh pemilik seperti listrik dan air dan fasilitas lain seperti TV, AC dan komputer.
Suasana juga akan ikut menentukan tarif sewa. Kebanyakan mahasiswa yang jauh dari orang tua (walau satu kota sekalipun) cenderung memilih rumah kos yang terasa homy. Misalnya dengan pengadaan lahan hijau (taman belakang) rumah.
Pembayaran Sewa
Perbedaan dalam hal pembayaran untuk rumah petak biasa dan kos-kosan biasanya tidak menggunakan kontrak sewa (kebanyakan). Para mahasiswa membayar lebih dulu dimuka untuk tiga bulan pertama, selanjutnya pembayaran perbulan seperti biasa.
Masalah yang mungkin timbul dalam hal pembayaran adalah penagihan uang sewa. Hal ini menjadi penting karena selalu saja ada kemungkinan penghuni yang 'bandel' dan mangkir dalam hal pembayaran.
Karena itu, sangat disarankan untuk:
-Mempunyai data yang lengkap tentang calon penyewa dan memastikan bahwa data-data tersebut benar adanya.
-Mempunyai referensi yang jelas tentang darimana calon penyewa mengenal kita.
-Untuk kos-kosan sangatlah penting mempunyai Ibu atau Bapak Kos untuk mengawasi kegiatan yang berlangsung sehari-hari (faktor kedekatan dan kenyamanan hubungan antara penyewa dan yang menyewakan bisa jadi faktor penting dalam hal kelancaran usaha) atau paling tidak, ada satu orang pengawas harian.
-Yang lain adalah meminta bantuan tetangga mengecek kos-kosan secara berkala walaupun hal ini menjadi alternatif paling terakhir.
Dua contoh pembayaran tiga bulan didepan:
Pertamabulan 1: bayar 3 bulan
bulan 2: bayar 1 bulan
bulan 3: bayar 1 bulan, dst.
bulan N-2: tidak membayarbulan N-1: tidak membayar
dimana N adalah bulan penyewa keluar dari kos
Kedua (biasanya lebih mudah diterapkan)
X menyewa mulai Januari 2004. Pada saat masuk, X membayar untuk bulan Januari, Februari dan Maret. Mulai bulan April X membayar bulanan seperti biasa.
Penyewa Lelaki atau Perempuan?Ada yang berpendapat bahwa rumah petak atau kos-kosan yang disewa penyewa lelaki lebih gampang untuk dirawat secara kebersihan. Namun rasanya sih ini hal yang sangat relatif, tergantung pada individunya. Yang perlu ditekankan untuk para penyewa kos misalnya masalah kamar mandi dan toilet. Adanya larangan utnuk membuang bekas tissue atau pembalut wanita kedalam wc adalah hal yang penting untuk menghindari terjadinya bongkar pasang WC karena penyumbatan.
Masalah lain seperti rokok yang dapat merusak karpet atau furniture (bila ada) juga penting untuk dikemukakan sejak awal masa sewa.
Beberapa pengalaman menyebutkan bahwa bisnis penyewaan dan atau kos-kosan biasanya sudah bisa BEP ditahun ke-3.
Tertarik untuk usaha rumah petakkan?
Dijual: tanah strategis cocok untuk usaha rumah petak:
http://lansanosplace.blogspot.com/2010/09/dijual-tanah-cocok-untuk-usaha-rumah.html
Label:
Property
Langganan:
Postingan (Atom)





